Jenis - jenis Material Teknik

Jenis - jenis Material Teknik - Material dapat kategorikan dengan berbagai cara. salah satunya didasarkan pada ikatan atom dan struktur. Berdasarkan kategori tersebut material dapat diklasifikasikan menjadi material logam, polimer, dan keramik. Selain itu. terdapat dua kelompok material yang cukup penting dalam rekayasa material yaitu komposit dan semikonduktor. 

Material Teknik  dikategorikan berdasarkan ikatan atom dan struktur
l. Logam.

Logam dikenal karena memiliki sifat listrik dan konduktivitas termalnya yang tinggi. Hal ini dikarenakan elektron valensinya tidak terikat. Telapi dapat meninggalkan alom "induknya". Dalam material logam beberapa elektronnya mudah bergerak seningga dengan mudah memindahkan muatan lisirik dan energi termai. Selain itu, logam juga memiliki sifal lidak tembus cahaya, hal ini dikarenakan respon dari elektron bebas tersebut terhadap getaran eleketromagnetik pada frekuensi cahaya. Pada umumnya. logam dapal dipoles sehingga terlihat mengkilat. relatif berat. sungat kuat. dan bentuknya dapal dirubah.



2. Keramik

Keramik merupakan senyawa yang mengandung unsur logam dan nun-logam seperti dalam bentuk nilrizle, aril/a dan carbide. Cnnmh malerial keramik: mulai dari semen pada belon, gelas, kolam! iisirik. serta magnei permanen. Material ini memilik ai Lahan lerhadap lixlrik. tahun lerhadap suhu linggi dan lingkungan yang buruk daripada [agam dan polimer. Selain itu, keramik memiliki hifa! keran namun mudah pecah.

3. Polimer

Polimer adalah senyawa molekul besar berbentuk rantai atau jaringan yang tersusun dari gabungan ribuan hingga jutaan unit pembangun yang berulang. Plastik pembungkus, botol plastik, styrofoam, nilon, dan pipa paralon termasuk material yang disebut polimer.

Pada umumnya. polimer adalah campuran senyawa organik yang secara kimia berbahan dasar karbon hidrogen, dan elemen non-logam lainnya, Bahkan, mereka memiliki struktur molekul sangat besar. Sifat material ini antara lain: densitas rendah. sangat fleksibel, dan mudah dibentuk. Pada umumnya.
polimer dikenal sebagai plastik.

4. Komposit

Komposit adalah material yang tersusun atas campuran dua atau lebih material dengan sifat kimia dan fisika berbeda, dan menghasilkan sebuah material baru yang memiliki sifat-sifat berbeda dengan material-material pengusunnya. Salah satu contoh paling mudah dari material komposit adalah beton cor yang tersusun atas campuran dari pasir, batu koral, semen, besi, serta air. Nampak bahwa material-material penyusun tersebut memiliki sifat-sifat yang berbeda-beda, namun ketika dicampurkan dengan perbandingan serta teknik tertentu akan menghasilkan beton yang sangat kuat, keras, dan tahan terhadap berbagai cuaca. 



Lebih dari satu tipe material komposit yang telah dibuat. Sebuah komposit di desain untuk menunjukkan kombinasi dari sifat/karakteristik terbaik dari masing - masing komponen material. Serat kaca (fiberglass) merupakan salah satu contoh yang sangat umum, dimana serat gelas dilekatkan ke dalam material polimer. Fiberglass memiliki sifat kuat yang berasal dari kaca dan sifat lentur yang berasal dari polimer. Sampai saat ini, banyak sekali pengembangan material terbaru dari material komposit.

5. Semikonduktor

Semikonduktor” sangat identik dengan peralatan Elektronika yang kita pakai saat ini. Hampir setiap peralatan Eletronika canggih seperti Handphone, Komputer, Televisi, Kamera bahkan Lampu penerang LED juga merupakan hasil dari Teknologi Semikonduktor. Komponen-komponen penting yang membentuk sebuah Peralatan Elektronika seperti Transistor, Dioda dan Integrated Circuit (IC) adalah komponen elektronika aktif yang terbuat bahan semikonduktor. Oleh karena itu, bahan Semikonduktor memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan Teknologi Elektronika.

Bahan Semikonduktor adalah bahan penghantar listrik yang tidak sebaik Konduktor (conductor) akan tetapi tidak pula seburuk Insulator (Isolator) yang sama sekali tidak menghantarkan arus listrik. Pada dasarnya, kemampuan menghantar listrik Semikonduktor berada diantara Konduktor dan Insulator. Akan tetapi, Semikonduktor berbeda dengan Resistor, karena Semikonduktor dapat dapat menghantarkan listrik atau berfungsi sebagai Konduktor jika diberikan arus listrik tertentu, suhu tertentu dan juga tata cara atau persyaratan tertentu.

6. Biomaterial

Biomaterial adalah suatu material dengan sifat baru yang digunakan sebagai perangkat medis dan mampu berinteraksi dengan sistem biologis. Biomaterial merupakan bidang dengan berbagai disiplin ilmu yang membutuhkan pengetahuan dan pemahaman mendasar dari sifat-sifat material secara umum dan interaksi material dengan lingkungan biologis. Biomaterial alami yaitu; allograft (tulang manusia), xenograft (tulang sapi), dan autograft (tulang dari pasien yang sama)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel