Makalah Renang Gaya Bebas

A. Latar Belakang
Renang adalah olahraga air yang sangat cocok untuk siapa saja dan merupakan olahraga yang menyenangkan. Defenisi Renang pastinya sudah banyak di kemukan oleh beberapa ahli, diantaranya: Renang adalah salah satu cabang olahraga yang bisa diajarkan pada semua umur, baik itu anak-anak maupun orang dewasa. bayi yang berumur beberapa bulan juga sudah bisa di ajarkan renang. Renang memiliki beberapa gaya diantaranya adalah renang gaya bebas, renang gaya kupu-kupu, renang gaya punggung, renang gaya dada. Dibandingkan gaya berenang lainnya, gaya bebas merupakan gaya berenang yang bisa membuat tubuh melaju lebih cepat di air. 

Teknik-teknik dalam berenang yang harus diperhatikan khususnya dalam renang gaya bebas adalah gerakan tangan, gerakan kaki, cara bernafas serta gerak kombinasi diantara ketiganya. Untuk mensingkronkan keempatnya diperlukan banyak latihan agar terbiasa dengan kombinasi ketiga gerakan tersebut. Kesalahan teknik dapat menyebabkan ketidak seimbangan tubuh dan menghambat laju berenang. Oleh karena itu pada makalah ini penulis ingin  membahas tentang renang gaya bebas.

B. Tujuan
Mencari informasi tentang olahraga renang khususnya renang gaya bebas
2. Mengetahui teknik-teknik dasar dalam berenang gaya bebas
3. Mengetahui kesalahan-kesalahan teknik dalam berenang gaya bebas.

C. Manfaat
Dapat lebih mengerti tentang bagaimana cara berenang dengan gaya bebas dan teknikteknik yang harus diperhatikan serta lebih tahu kesalahan yang sering terjadi pada perenang sehingga dapat dihindari atupun diperbaiki.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Renang Gaya Bebas (freestyle)

Renang gaya bebas merupakan cara berenang dengan menghadapkan posisi muka dan dada pada permukaan air, dengan diiringi dengan gerakan tangan yang saling bergantian mengayuh dan mendorong air kebelakang yang bertujuan agar badan terdorong kedepan sehingga dapat melaju dalam air. Selain itu gerakan kaki juga diperlukan untuk menyeimbangkan badan dan sedikit membantu dalam laju perenang dalam air yakni digerakkan keatas kebawah menyambuk air, namun gerakan kaki ini tidak terlalu dipermasalahkan karena hanya sedikit berpengaruh pada perenang. 

Berenang dalam gaya apapun tidak terlepas dari cara pengambilan napas, napas pada gaya bebas ini dilakukan ketika tangan berada pada permukaan air dengan kepala menoleh kearah kanan atau kekiri sesuai kenyamanan perenang, yang biasanya efisien pada periode setiap 2 – 3 kayuhan tangan.setelah pengambilan napas kepala kembali menghadap ke permukaan air sambil melihat dasar dengan gerakan tangan yang mulai mengayuh lagi di atas permukaan air.

B. Teknik Renang Gaya Bebas (Freestyle)

Ada5 hal yang harus di perhatikan dalam renang gaya bebas
1) Teknik Posisi Badan

Posisi badan renang gaya bebas adalah :
  • Posisi badan dalam renang gaya bebas harus sejajar dan sedatar mungkin.
  • Tubuh harus berputar pada garis pusat atau pada rotasinya.
  • Hindarkan kemungkinan terjadinya gerakan-gerakan tangan atau kaki yang berakibat tubuh menjadi naik turun atau meliuk-liuk.
  • Sikap kepala normal dan pandangan agak lurus ke depan.
2) Teknik Gerakan Kaki

Adapun urutan gerakan kaki renang gaya bebas adalah:
  • Gerakan kaki dilakukan dengan baik pada bagian yang vertikal bergantian antara kaki kanan dan kiri.
  • Gerakan di mulai dari pangkal paha, dan pada gerakan menendang tekuk pada lutut kemudian luruskan pada akhir tendangan.
  • Pada saat tendangan dilakukan,telapak kaki bergerak lurus dan bengkok pada akhir tendangan.
  • Gerakan ke atas dilakukan dengan gerakan lurus,amplitude gerakan yaitu jarak antara satu kaki maksimal di atas dan kaki yang lain di bawah sedangkan ritme atau kecepatan gerakan,tergantung dari masing-masing perenang terutama ada yang 2 tendangan kaki dalam 1 kali putaran renangdan 4 tendangan kaki dalam 1 kali putaran renang.
3) Teknik Gerakan Lengan
Gerakan tangan merupakan gerakan paling penting dalam berenang, karena
gerakan ini yang memberikan laju pada tubuh untuk bergerak dengan mendorongkan air.
  1. Posisi tangan pada awal gerakan yakni kedua tangan saling merapat sejajar dengan permukaan air dan tubuh.
  2. Dilanjutkan salah satu tangan mulai bergerak menarik air kea rah samping pinggul serta melewati bahu dengan posisi tangan lainya masih lurus sejajar dengan air dan tubuh.
  3. Saat posisi tangan berada diatas permukaan air, tangan membuka dan agak dibengkokkan dengan posisi ibu jari menghadap kebawah atau ke permukaan air.
  4. Saat gerakan tangan masuk kedalam air, tangan menukik tajam masuk kedalam air serta mengayunkanya jauh kedepan dan kembali pada posisi sejajar dengan permukaan air, namun pada saat itu pula tangan yang lainya melakukan gerakan untuk menarik air dan mendorongnya, seperti yang dilakukan gerakan tangan yang pertama.
  5. Gerakan tangan ini dilakukan terus menerus dan pada periode kayuhan 2 atau 3
  6. diselingi dengan pengambilan napas.
4) Teknik Pernapasan
Pernapasan pada gaya bebas sangat mempengaruhi posisi badan untuk lurus. Putaran untuk pernapasan haruslah dilakukan dengan eksis (sumbu putaran) garis sepanjang badan, sehingga kepala tidak akan naik terlalu tinggi. Harus ada irama tertentu antara lengan, tendangan kaki dan olengan badan.

Waktu berenang, permukaan air berada diantara garis rambut dan kening dengan posisi yang enak untuk kepal. Putar kepala ke arah lengan untuk mengambil napas. Pada saat lengan kanan di ayunkan, mulut berada di luar permukaan air mengambil napas melalui mulut dengan dibuka lebar-lebar pada ketinggian permukaan yang ditimbulkan oleh kepala karena melaju ke depan. Pada saat rekaveri, kepala menoleh kea rah bawah, dan pengeluaran napas tepat sebelum kepala diputar untuk mengambil napas kembali, udara harus dibuang keluar sebelum mulai mengambil napas kembali.

5) Teknik Koordinasi Gerakan

Adapun koordinasi gerakan renang gaya bebas yaitu :
  1. Sewaktu tangan kanan masuk ke dalam air dengan cara menusuk telapak tangan menghadap keluar dalam permukaan tarikan, lengan kiri dalam permulaan dorongan kaki kanan dalam permulaan tendangan dan kaki kiri persiapan ke atas napas, di keluarkan melalui mulut dan hidung
  2. Lengan kanan dalam tarikan, lengan telah berada setengah dari dorongan kaki dalam pelaksanaan tendangan dan kaki kiri sedang di gerakan ke atas.
  3. Lengan kanan masih dalam tarikan,lengan kiri pada akhir dorongan kaki kanan pada akhir tendangan, sedangkan kaki dalam perjalanan ke atas.
  4. Lengan kanan akan menekan ke bawah, lengan kiri pada akhir dorongan. Kaki kanan selesai melakukan tendangan kaki kiri pada permulaan tendangan.
  5. Lengan kanan berada pada akhir tarikan sedangkan lengan kiri mulai mengadakan rekaveri , kaki kanan mulai naik ke atas dalam keadaan lurus. Sedang kaki kiri pada pertengahan tendangan badan mulai oleng.
  6. Lengan kanan pada akhir tarikan. Lengan melakukan permulaan rekaveri dengan siku siku di angkat kaki kanan masih naik ke atas kaki kiri, masih dalam pelaksanaan tendangan.
  7. Lengan kanan masih dengan dorongan di mana lengan dibengkokkan kea rah dalam lengan kiri. Pelaksanaan rekaveri membawa siku kiri ke depan. Kaki kanan mencapai maksimal di atas dan kaki kiri pada tahap akhir dari tendangan, badan oleng ke kiri, muka ke bawah arah kiri.
  8. Lengan kanan dalam pelaksanaan dorongan dengan sikap membengkok ke dalam lengan pada pertengahan rekaveri dan dengan siku tinggi, kaki kanan mulai melakukan tendangan, kaki kiri mulai diangkat ke atas pada olengan maksimal ke kiri.
  9. Lengan kanan masih dalam dorongan lengan kiri setengah perjalanan rekaveri, kaki kanan pada tendangan, sedang kaki kiri naik keatas dalam keadaan lurus.
  10. Lengan kanan dalam dorongan dengan tepukan pada siku secara maksimal. Lengan kiri mulai entry. Kaki kanan pada akhir tendangan,sedang kaki kiri pada akhirnya gerakan dan badan mulai diputar kea rah kanan.
  11. Lengan kanan masih dalam dorongan,telapak tangan mengarah ke garis badan lengan kiri menusuk ke air. Kaki kanan persiapkan naik ke atas, kaki kiri dalam pelaksanaan tendangan dan kepala menoleh kanan.
  12. Lengan kanan mendekati akhir doronagn, telapak tangan menghadap keluar. Lengan kiri dalam persiapan menari. Kaki kanan dalam perjalanan ke atas, kaki kiri dalam perubahan tendangan.
  13. Lengan kanan pada akhir dorongan,, lengan kiri pada tarikan,kaki kanan masih naik ke atas kaki kiri pada akhir tendangan sikap badan lurus, kepala menoleh ke kanan dan mengambil napas dilakukan.
  14. Lengan kanan telah selesai dengan dorongan,dimana ibu jari menyentuh paha,lengan kiri dalam pelaksanaan tarikan dengan telapak tangan menghadap keluar kaki kanan mulai menendang sedangkan kaki kiri kea rah atas lurus. Kepala mulai menoleh ke bawah.
  15. Lengan kanan dalam persiapan rekaveri,lengan kiri masih dalam tarikan.kaki kanan dalam tendangan,kaki kiri masih naik dengan lurus.
  16. Lengan kanan dalam perjalanan rekaveri siku tinggi lengan kiri dalam tarikan keluar. Kaki kiri berada maksimal di atas.
  17. Lengan kanan pada pertengahan rekaveri,lengan kiri pada akhir tarikan. Kaki kiri mulai melaksanakan tendangan dengan lutut lurus
  18. Lengan kanan hamper selesai rekaveri,lengan kiri mulai pada dorongan dengan mengubah telapak tangan dalam. Kaki kanan dalam perjalanan ke atas, kaki kiri melaksanakan tendangan.

BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Renang gaya bebas merupakan cara berenang dengan menghadapkan posisi muka dan dada pada permukaan air, dengan diiringi dengan gerakan tangan yang saling bergantian mengayuh dan mendorong air ke belakang, Selain itu gerakan kaki juga digerakkan keatas kebawah menyambuk air. Teknik dasar berenang diperlukan agar dapat melaju secara optimal. Teknik tersebut yang harus diperhatikan diantaranya gerakan tangan, gerakan kaki, dan cara pengambilan napas, yang tidak kalah penting juga bagaimana cara mengkombinasi diantara ketiga gerakan tersebut atau gerakan koordinasi yang tepat. 

Semua gerakan akan lebih efisien ketika dilakukan dengan rileks dengan badan selalu sejajar dengan tubuh dan permukaan air serta teknik yang benar dalam berenang juga mempengaruhi laju gerakan tubuh. Ketika teknik dalam berenang sudah dilakukan dengan benar maka kesalahan-kesalahan umum dalam berenang tidak akan terjadi.

B. SARAN
Teknik yang salah ketika dipraktikkan terus menerus tidak memberikan kemajuan, tetapi analisa dulu kesalahan yang terjadi lalu perbaiki dengan mempelajari teknik yang benar kemudian praktikkan sampai benar-benar bisa.

Download Dalam Format Word

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel