Platinum Group Metals (PGM)


Logam golongan platina
(PGM) adalah enam unsur logam transisi yang serupa secara kimiawi, fisik, dan anatomis. PGM adalah elemen logam terpadat yang diketahui. Sangat jarang, enam logam secara alami berada di badan bijih yang sama. Mereka sangat tahan lama dan, karena nilainya yang tinggi, sering didaur ulang, memberi mereka siklus hidup yang panjang.

Logam mulia ini berdekatan pada tabel periodik, dan semuanya disebut sebagai "logam transisi". Mereka dapat dibagi lagi menjadi sub-kelompok: unsur-unsur golongan platina golongan iridium (IPGEs) dan unsur golongan platina golongan paladium (PPGEs). 

Enam PGM tersebut adalah:

  • Iridium (Ir)
  • Osmium (Os)
  • Paladium (Pd)
  • Platinum (Pt)
  • Rhodium (Rh)
  • Ruthenium (Ru)

IPGE terdiri dari osmium, iradium, dan rutenium, sedangkan PPGE adalah rhodium, platinum, dan tentu saja, paladium. 

Karakteristik Logam Grup Platinum

Platina mungkin yang paling terkenal dari kelompok logam ini, karena sebagian besar digunakan dalam pembuatan perhiasan. Ini padat, stabil, dan jarang, dan banyak digunakan dalam perangkat dan aplikasi medis dan elektronik. 

Paladium adalah logam lunak berwarna putih keperakan yang dihargai karena sifat katalitiknya. Ini memiliki titik leleh tinggi tetapi titik leleh terendah dari semua PGM. 

Baik platina dan paladium sering digunakan sebagai katalis, artinya keduanya mempercepat reaksi kimia tanpa diubah secara kimiawi dalam prosesnya.

Iridium dianggap logam murni yang paling tahan korosi, dapat menahan garam, oksida, dan asam mineral, tetapi dipengaruhi oleh natrium klorida dan natrium sianida. Ini memiliki titik leleh yang tinggi dan tahan terhadap deformasi, menjadikannya penguat paduan yang sangat baik.

Rhodium dan iridium lebih keras dan lebih sulit untuk dikerjakan, meskipun senyawa kimia dari kedua logam ini dinilai dalam sejumlah aplikasi paduan. Rhodium dinilai sebagai bahan katalis dan memiliki reflektansi yang tinggi. Ia juga memiliki hambatan listrik yang rendah dan hambatan kontak yang rendah dan stabil. 

Ruthenium dan osmium keras dan rapuh, dan memiliki ketahanan yang buruk terhadap oksidasi, tetapi merupakan aditif paduan dan katalis yang berharga.

Aplikasi untuk Platinum Group Metals

PGM paling sering digunakan sebagai katalis karena stabilitas kimianya, tetapi tidak terbatas pada peran ini. Menurut International Platinum Group Metals Association (IPA), seperempat dari semua barang yang diproduksi baik mengandung PGM atau memiliki PGM yang memainkan peran kunci dalam produksinya.

Beberapa contoh aplikasi penggunaan akhir meliputi: sebagai katalis untuk industri perminyakan (paladium dan platinum), pada alat pacu jantung dan implan medis lainnya (iridium dan platinum), sebagai pewarna sidik jari dan DNA (osmium), dalam produksi asam nitrat (rhodium), dan bahan kimia, seperti cairan pembersih, perekat, dan cat (ruthenium).

Properti Logam Grup Platinum

Platinum

Paladium

Rhodium

Iridium

Ruthenium

Osmium

Simbol KimiaPtPdRhIrRuItu
Densitas (g / cm 3 )21.4512.0212.4122.6512.4522.61
Titik lebur (° C)1.7691.5541.9602.4432.3103.050
Kekerasan Vickers no. *4040101220240350
Resistivitas listrik
(mikrohm.cm pada 0 ° C)
9.859.934.334.716.808.12
Konduktivitas termal
(watt / meter / ° C
737615014810587
Kekuatan tarik *
(kg / mm 2 )
141771112165

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel